US Labor market data menjadi fokus, Non-Farm bakalan membuat penyiapan sentimen Dolar Amerika Serikat

Amerika

Pasaran saham Amerika Serikat telahpun ditutup secara mixed kemarin, pada pertengahan sebagian besar data di dalam pasaran tenaga kerja Amerika Serikat, prospek pasaran yang negatif buat sektor ritel untuk tahun 2017 dan juga indeks aktivitas bisnis yang kuat di dalam non-manufacturing dan services sectors.

Sektor ritel telah
pun menjadi penarik perhatian sesudah perusahaan Macy pada akhir hari Rabu yang mana telah mengumumkan rencana untuk menutup sebanyak 68 toko dan juga memecat seramai 10.000 karyawan pada tahun 2017. Macy's stock telah jatuh sebanyak 14%. Pada minggu ini, pada hari Rabu, analis daripada Deutsche Bank telahpun menurunkan perkiraan buat keuntungan di dalam sektor ritel Eropah, European retailers juga telah berada di bawah jualan yang berat pada minggu ini.

US labor market kekal menjadi sorotan
buat seluruh dunia - Data yang melemah pada pekerjaan baru di dalam non-farm payrolls swasta daripada ADP telahpun menimbulkan kekhawatiran, meskipun ianya lebih rendah daripada jumlah yang dijangkakan daripada klaim yang awal buat unemployment benefits pada minggu pertama di dalam bulan Januari. Data awal ADP telahpun menunjukkan bahwa pada saat ini, Non-Farm mungkin telahpun mengecewakan pasaran. Di dalam hal ini juga, kita bakalan melihat new wave daripada US currency sales.

Ter
keluar daripada pernyataan bahwa investor kekal berani di dalam kebijakan presiden yang terbaru, Donald Trump dan juga kemampuannya untuk mempercepatkan pertumbuhan di dalam ekonomi, adanya kekhawatiran bahwa pasaran secara teknisnya menjadi terlalu panas, dan juga pertumbuhan selanjutnya telahpun kelihatan menjadi bermasalah tanpanya koreksi pasaran. Pada hari ini, fokusnya merupakan pada Non-Farm dan juga US unemployment rate.

Eropah

Sebagian besar
daripada pasaran saham Eropa telahpun diperdagangkan di dalam zona merah pada hari ini, sesudah publikasi yang lemah pada data ekonomi di Negara Jerman, yang merupakan ekonomi terbesar di dalam Eropah.

Tambahan pula, investor kekal berjaga-jaga, dan menunggu data pasaran tenaga kerja yang resmi, yang mungkin bakalan menyarankan pergerakan selanjutnya oleh Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini. Laporan yang amat mengecewakan di dalam pasaran tenaga kerja bisa menyebabkan perubahan di dalam rencana untuk menaikkan suku sebanyak tiga kali pada tahun 2017.

Asia

Pada mulanya, sebagian besar pasaran di dalam Asia telahpun ditutup di dalam zona merah, pada pertengahan koreksi pasaran Dolar Amerika Serikat dan Asia, mata uang nasional telahpun mendapat keuntungan.

Minyak

Harga minyak belumpun menambahkan optimisme pada hari ini, Brent telahpun diperdagangkan ke bawah pada level tertinggi pada tahun ini, ianya terlepas daripada rilisnya US EIA weekly inventory data yang menunjukkan kejatuhan sebanyak -7.051 juta barel. Dengan adanya laporan bahwa Arab Saudi yang memangkas produksi untuk memenuhi OPEC + kesepakatan. Pada hari ini, Brent crude oil futures mencoba untuk mendapatkan pijakan pada level tertinggi pada tahun 2016, level $ 57 per barel. Namun, jelasnya bahwa para pedagang sedang menunggu US labor market dan reaksi yang bersesuaian buat Dolar Amerika Serikat, dengan tidak mengambil langkah-langkah aktif sebelumnya Non-Farm.

Forex

Di
dalam pasaran mata uang FOREX selama sesi perdagangan Asia, Dolar Amerika Serikat telah diperdagangkan secara bervariasi. Dengan adanya upaya untuk memulai koreksi pasaran Dolar Amerika Serikat, tetapi mereka tidak lihat amat meyakinkan. Aktivitas perdagangan secara signifikannya berada di bawah kiraan rata - sebagaimana influential set pada data berada di depan.