Fundamental analytics

Pasar Ekuitas Terus Rally, Statistik Kuat Mendukung Mata Uang Inggris

Future AS menunjukkan pembukaan pasar AS yang kuat hari Rabu setelah Senat menyetujui rancangan undang-undang  pajak radikal senilai $ 1,5 triliun, menjadikan Presiden Donald Trump mendekati kemenangan legislatif pertamanya.

Rancangan undang-undang tersebut disetujui dengan pemungutan suara 51-48, tetapi Senat terpaksa mengirimnya kembali ke Dewan  untuk mendapat suara kedua karena ketidakakuratan prosedural pada menit terakhir. Namun, langkah ini tidak akan merubah hasilnya.

 Perubahan yang diajukan termasuk diantanya penurunan tarif pajak perusahaan menjadi sebesar 21 persen dari 35 persen, mulai 1 Januari, dan diperkirakan akan menjadi pendorong utama perusahaan pada 2018.

 Rancangan undang-undang yang telah lama dinanti tersebut menghasilkan ralli dalam saham, karena banyak analis percaya bahwa pemangkasan pajak perusahaan dapat memberikan kenaikan keuntungan tambahan dari sekitar 7 sampai 10 persen tahun depan.

Diharapkan Senat akan menyerahkan persetujuan akhir hari ini dan mengirim

rancangan undang-undang ke Trump untuk penandatanganan undang-undang tersebut.

.Dalam FOREX, mata uang Inggris terus bergerak volatile sambil mempertahankan dalam kisaran harga yang sempit. Saat ini kelemahan moderat dolar bermain mendukung mata uang Inggris, yang kita lihat setelah pertemuan FOMC pekan lalu. Inilah faktor utama yang memungkinkan mata uang Inggris dipegang pada level saat ini dan bahkan menambahkan sedikit bobot.

Masalah dengan Brexit tetap menjadi penghambat utama pertumbuhan pound dan dampak paling penting dari masalah ini akan memiliki karakter jangka panjang. Dalam beberapa hari terakhir, topik ini berangsur-angsur memudar ke latar belakang, sebagaimana berita mulai terlihat sangat jarang, namun tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi nilai pound. Kemarin, media melaporkan bahwa UE masih tidak ingin membuat konsesi ke Inggris dan bermaksud untuk melarang organisasi keuangan Inggris bekerja di negara-negara Uni Eropa. Pound tenggelam setelah munculnya informasi ini, tetapi kemudian ia dapat memainkan posisi ini pada penurunan indeks dolar selama sesi Amerika.

Hari ini, pound masih diperdagangkan cukup percaya diri. Support untuk mata uang Inggris diberikan oleh laporan IMF, yang diterbitkan hari ini. Menurut perkiraan, pertumbuhan ekonomi Inggris pada tahun 2018 akan melambat sebesar 1,5%. Hal ini dijelaskan oleh penurunan belanja perusahaan dan konsumen swasta yang terkait dengan ketidakpastian mengenai  Brexit. Di waktu yang  bersamaan, prospek ekonomi Inggris Raya di masa depan akan langsung bergantung pada hasil negosiasi Brexit. Untuk sementara ini pound berkembang pada publikasi laporan ini, sebagaimana para investor mengharapkan perkiraan pertumbuhan PDB yang lebih lemah dari IMF untuk tahun 2018.

New articles